Kamis, 03 Maret 2011

ABSTRAK SKRIPSI

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIIIB SMP DAKWAH RUMBAI TAHUN AJARAN 2009/2010

JUPRIADI
066510702


ABSTRAK

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar biologi siswa kelas VIIIB SMP Dakwah Rumbai Tahun Ajaran 2009/2010 dengan menerapkan Pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2010. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIB, SMP Dakwah Rumbai Tahun Ajaran 2009/2010 yang berjumlah 28 orang siswa. Pengumpulan data dalam Penelitian ini adalah teknik analisa Deskriptif. Hasil analisis data yang diperoleh dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah daya serap siswa mengalami peningkatan sebesar 2.52% dari sebelum PTK (68.75%) setelah PTK siklus I (71.07%) dan mengalami peningkatan sebesar (0.93%) setelah siklus II (72.2%). Ketuntasan belajar siswa sebelum PTK (75%) meningkat menjadi (82.14%) setelah PTK siklus I dan pada siklus 2 meningkat menjadi (92.85%). Nilai KI sebelum PTK 60.7% mengalami peningkatan sebesar 16.72% setelah PTK siklus 1(77.42%) dan mengalami penurunan sebesar (5.18%) setalah siklus 2 (72.24%). Kesimpulan penelitian adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIIB, SMP Dakwah Rumbai tahun ajaran 2009/2010.


Kata Kunci: Model Pembelajaran, Student Team Achievement Division.



BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas peneliti mengadakan penelitian dengan judul Penerapan Pembelajaran Kooperatif tipe STAD terhadap Hasil Belajar IPA Biologi Siswa Kelas VIIIB SMP Dakwah Rumbai Tahun Ajaran 2009/ 2010.

1.2 Identifikasi Masalah
Peneliti Menemukan beberapa masalah pada kegiatan belajar mengajar yang terjadi pada kegiatan belajar mengajar yang terjadi selama ini, yaitu: (a) banyak siswa yang kurang berkonsentrasi dalam belajar, (b) siswa mengerjakan tugas atau latihan dengan melihat pekerjaan temannya, (c) siswa selalu bercerita pada saat proses pembelajaran berlangsung, (d) secara klasikal 75% siswa yang tuntas nilainya yang berada di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 60.

1.3 Pembatasan Masalah
Masalah dalam penelitian ini dibatasi pada aspek sebagai berikut:
a) Penelitian ini dilaksanakan pada mata pelajaran IPA Biologi, yaitu pada Standar Kompetensi 2. Memahami sistem dalam kehidupan tumbuhan yang terdiri atas Kompentensi 2.2 Mendeskripsikan proses perolehan nutrisi dan transformasi energi pada tumbuhan hijau 2.3 Mengidentifikasi macam-macam gerak pada tumbuhan dan 2.4 Mengidentifikasi hama dan penyakit pada organ tumbuhan yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

1.4 Rumusan Masalah
Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah hasil belajar IPA Biologi siswa Kelas VIIIB SMP Dakwah Rumbai Tahun Ajaran 2009/ 2010 setelah penerapan pembelajaran Kooperatif tipe STAD?

1.5 Tujuan dan Manfaat Penelitian
1.5.1 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar IPA Biologi siswa Kelas VIIIB SMP Dakwah Rumbai Tahun Ajaran 2009/ 2010 melalui Pembelajaran Kooperatif tipe STAD.

1.5.2 Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi:
1) Siswa; melalui Pembelajaran Kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan kualitas belajar IPA Biologi siswa kelas VIIIB SMP Dakwah Rumbai.
2) Guru; melalui Pembelajaran Kooperatif tipe STAD yang dilakukan pada penelitian ini sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPA Biologi di Kelas VIIIB SMP Dakwah Rumbai.
3) Sekolah; tindakan yang dilakukan pada penelitian ini dapat dijadikan salah satu bahan masukan dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran IPA Biologi di VIIIB SMP Dakwah Rumbai Tahun Ajaran 2009/ 2010.
4) Peneliti; hasil penelitian ini menjadi landasan berpijak dalam rangka menindak lanjuti penelitian ini dalam ruang lingkup yang lebih luas.

1.6 Definisi Operasional
Untuk menghindari kesalahpahaman terhadap judul penelitian, maka defenisi operasional judul penelitian ini adalah:
Kooperatif learning adalah sebuah usaha untuk meningkatkan partisipasi siswa, memfasilitasi siswa dengan pengalaman sikap kepemimpinan dan membuat keputusan dalam kelompok serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi dan belajar bersama-sama siswa yang berbeda latar belakangnya (Trianto, 2009).
STAD merupakan salah satu tipe dari model pembelajaran kooperatif dengan menggunakan kelompok-kelompok kecil dengan jumlah anggota tiap kelompok 4-5 orang secara heterogen. diawali dengan penyampaian tujuan pembelajaran, penyampaian materi, kegiatan kelompok, kuis dan penghargaan kelompok (Trianto, 2007).
Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya (Sudjana, 2008)

BAB 2
TINJAUAN TEORI

2.1 Teori Kontruktivisme dalam Pembelajaran Sains
2.2 Paradigma Pembelajaran IPA Biologi
2.3 Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD
2.4 Penerapan Pembelajaran Kooperatif tipe STAD
2.5 Pengaruh Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Peningkatan Hasil Belajar
2.6 Penelitian yang Relevan
Beberapa hasil penelitian yang relavan mengenai penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, yaitu: Berdasarkan hasil Penelitian yang dilakukan oleh Rozalina (2009) diketahui bahwa dengan menerapkan pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan hasil belajar biologi siswa kelas II MTS As-Syuhada Duri-XIII tahun ajaran 2008/2009. Dengan rata-rata hasil belajar siswa setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD mengalami peningkatan hasil belajar pada siklus I yaitu 57,14% dengan kategori kurang, meningkat pada siklus II menjadi 94,29% dengan kategori baik sekali.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Wildaini (2009) diketahui bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan hasil belajar sains siswa kelas VIII.3 SMPN 6 Mandau tahun ajaran 2008/2009 dengan rata-rata hasil ketuntasan belajar siswa setelah menerapkan model pembelajara kooperatif tipe STAD mengalami peningkatan hasil belajar pada siklus I adalah sebesar 87,50% dengan kategori baik, meningkat pada siklus II menjadi 95,00% dengan kategori amat baik.


BAB 3
METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Maret sampai Nopember 2010. Pengambilan data penelitian dilakukan pada bulan April sampai dengan Juni 2010 dan dilaksanakan di SMP Dakwah Rumbai kelas VIIIB Tahun Ajaran 2009/2010 (Lampiran 1).

3.2 Subjek Penelitian
Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIB SMP Dakwah Rumbai sebanyak 28 siswa, yakni terdiri dari 19 orang pria dan 9 orang wanita dengan kemampuan yang heterogen. Alasan pengambilan kelas ini karena hasil belajar siswanya tergolong rendah jika dibandingkan dengan kelas VIIA dan VIIC.

3.3 Metode dan Desain Penelitian
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas suatu penelitian yang dapat memperbaiki proses pembelajaran, yaitu suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersamaan (Arikunto, dkk, 2006).
Tujuan dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini menurut Arikunto, dkk (2006), selain untuk kepentingan peserta dalam memperoleh hasil belajar yang memuaskan juga untuk melakukan berbagai tindakan alternative dalam memecahkan berbagai persoalan pembelajaran.

BAB 4. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Deskriptif Hasil Penelitian
4.1.1 Paparan Data Hasil Penelitian
4.1.2 Analisis Data Hasil Penelitian pada Sebelum PTK
4.1.2.1 Analisis Data Daya serap Siswa Untuk Nilai PPK
4.1.2.2 Analisis Data Ketuntasan Individual dan Klasikal
Siswa untuk Nilai PPK
4.1.2.3 Analisis Data Ketuntasan Individual dan Klasikal
Siswa untuk Nilai KI
4.1.3 Analisis Data Hasil Penelitian pada Siklus 1
4.1.3.1 Analisis Data Daya serap Siswa Untuk Nilai PPK
4.1.3.2 Analisis Data Ketuntasan Individual dan Klasikal
Siswa untuk Nilai PPK
4.1.3.3 Analisis Data Ketuntasan Individual dan Klasikal
Nilai Siswa untuk Nilai KI
4.1.3.4 Penghargaan Kelompok pada Siklus 1
4.1.3.5 Refleksi Siklus 1
4.1.4 Analisis Data Hasil Penelitian pada Siklus 2
4.1.4.1 Analisis Data Daya serap Siswa Untuk Nilai PPK
4.1.4.2 Analisis Data Ketuntasan Individual dan Klasikal
Siswa untuk Nilai PPK
4.1.4.3 Analisis Data Ketuntasan Individual dan Klasikal
Nilai Siswa untuk Nilai KI
4.1.4.4 Penghargaan Kelompok pada Siklus 2
4.1.4.5 Refleksi Siklus 2
4.2 Perbandingan Hasil Belajar Sebelum dan Setelah PTK
Siklus I dan II
4.3 Pembahasan Hasil Penelitian

BAB 5
KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan
Hasil penelitian yang diaksanakan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa kelas VIIIB SMP Dakwah Rumbai Tahun Ajaran 2009/2010.

5.2 Saran
Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan penulis dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD penulis menyarankan:
1) Diharapkan kepada guru biologi SMP Dakwah Rumbai dapat menjadikan kooperatif tipe STAD sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa.
2) Mendukung guru-guru untuk mengembangkan macam-macam model pembelajaran dalam proses pembelajaran agar selalu ada peningkatan kualitas pembelajaran baik proses maupun hasil belajar siswa
3) Untuk peneliti selanjutnya agar dapat mengkombinasikan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD dengan metode lain atau menggunakan media pembelajaran agar dapat membantu siswa dalam meningkatkan hasil belajarnya.

Daftar Pustaka

Arikunto, S. Suhardjono dan Supardi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Sudjana, N. 2008. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Remaja Rosdakarya.
Trianto. 2007. Model- model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Kontruktifistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif. Jakarta: Kencana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar