Kamis, 21 Oktober 2010

Pendidikan.


Sumber: www.bagansiapiapi.net
Sekolah Wahidinwahidin Merupakan sekolah swasta pertama dan terbesar di Bagansiapiapi. Didirikan dari dana swadaya masyarakat.
Sekolah Setia Budisetia budi Sekolah Setia Budi.
Sekolah Methodistmethodist Sekolah Methodist
Yayasan Prayogabintang laut Lebih sering disebut dengan : Sekolah Bintang Laut, sebuah lembaga pendidikan yang terkenal displin. Kepala Sekolah saat ini adalah Bp. Antonius.
Sekolah Institute Dharma Ciptahalawa Dipelopori oleh Mr. Halawa, seorang pendeta dari Nias yang memiliki hati untuk membangun kota Bagansiapiapi. Beliau adalah seorang guru yang juga membuka les bahasa English dengan metoda conversation. Kini Mr Halawa telah meninggal, namun sebuah jasa yang telah terukir di Bagansiapiapi. Sebuah perjuangan tanpa pamrih !.
Sekolah Negrimethodist Sekolah Negri     







Sejarah Kota Bagansiapiapi.

Bermula dari tuntutan kwalitas hidup yang lebih baik lagi, sekelompok orang Tionghoa dari Propinsi Fujian - Cina, merantau menyeberangi lautan dengan kapal kayu sederhana. Dalam kebimbangan kehilangan arah, mereka berdoa ke Dewa Kie Ong Ya yang saat itu ada di kapal tsb agar kiranya dapat diberikan penuntun arah menuju daratan.

Tak lama kemudian, pada keheningan malam tiba2 mereka melihat adanya cahaya yang samar-samar. Dengan berpikiran dimana ada api disitulah ada daratan, akhirnya mereka mengikuti arah cahaya tsb, hingga tibalah mereka di daratan selat melaka tsb.

Mereka yang mendarat di tanah tsb sebanyak 18 orang, diantaranya : Ang Nie Kie, Ang Nie Hiok, Ang Se Guan, Ang Se Pun, Ang Se Teng, Ang Se Shia, Ang Se Puan, Ang Se Tiau, Ang Se Po, Ang Se Nie Tjai, Ang Se Nie Tjua, Ang Un Guan, Ang Cie Tjua, Ang Bung Ping, Ang Un Siong, Ang Sie In, Ang Se Jian, Ang Tjie Tui.
Mereka inilah yang kemudian dianggap sebagai leluhur Bagansiapiapi.

Ke-esokannya, mereka mendapatkan di sungai tersebut terdapat sangat banyak ikan laut, dengan penuh sukacita mereka menangkap ikan untuk kebutuhan hidup. Mulailah mereka bertahan hidup di tanah tersebut.

Mereka yang merasa menemukan daerah tempat tinggal yang lebih baik segera mengajak sanak-family dari Negeri Tirai Bambu sehingga pendatang Tionghoa semakin banyak. Keahlian menangkap ikan yang dimiliki oleh nelayan tsb mendorong penangkapan hasil laut yg terus berlimpah. Hasil laut berlimpah tsb di-ekspor ke berbagai benua lain hingga kemudian menjadi sangat terkenal dan bahkan di-klaim sebagai penghasil ikan laut terbesar ke-2 di dunia setelah Norwegia.

Perdagangan di selat Melaka semakin ramai hingga membuat Belanda melirik Bagansiapiapi sebagai salah satu basis kekuatan laut Belanda, yang kemudian oleh Belanda membangun pelabuhan yang di Bagansiapiapi, konon katanya pelabuhan tsb adalah pelabuhan paling canggih saat itu di selat Melaka.

Tidak hanya hasil laut yang saat itu menjadi tumpuan kehidupan masyarakat Bagansiapiapi, tapi ada juga hasil karet alam yang juga sangat terkenal. Dimasa perang dunia ke-1 dan perang dunia ke-2, Bagansiapiapi disebut sebagai salah 1 daerah penghasil karet berkualitas tinggi yang saat itu banyak sekali dipakai untuk kebutuhan peralatan perang seperti ban dari bahan karet.
Pengolahan karet alam tsb dilakukan sendiri oleh masyarakat Bagansiapiapi di beberapa pabrik karet di Bagansiapiapi. Namun setelah perang dunia ke-2 selesai, permintaan akan karet semakin menurun hingga beberapa Touke menutup pabrik karet tsb. Dan kini banyak orang telah melupakan prestasi besar karet Bagansiapiapi yang dulu sangat terkenal di Asia.

Dari sisi kebudayaan, terdapat sebuah kelenteng tua yang sudah berumur ratusan tahun. Ditempat kelenteng inilah Dewa Kie Ong Ya saat ini disembahyangkan. Dewa Kie Ong Ya yang ada di dalam kelenteng tsb adalah bentuk utuh/asli saat leluhur Bagansiapiapi pertama kali menginjak kaki di tanah Bagansiapiapi.

Beberapa versi menyebutkan asal usul kata Bagansiapiapi.
Ada yang menyebutnya karena oleh asal petunjuk api yang secara mistis diberikan oleh Dewa Kie Ong Ya saat para leluhur meminta petunjuk.
Versi lain mengatakan : cahaya terang yang dilihat orang para leluhur waktu kehilangan arah adalah cahaya yang dihasilkan oleh kunang-kunang. Dulu masih mudah menemukan kunang-kunang di kota Bagansiapiapi, namun kini agak sulit untuk melihat kunang-kunang di Bagansiapiapi.
Namun ada versi yang jarang dibicarakan orang yaitu : Bagan adalah istilah tempat/alat penangkapan ikan model kuno, dan kata "api" sendiri adalah nama sejenis pohon di rawa-rawa yang biasanya disebut : pohon api-api. Dimana saat itu perairan Bagansiapiapi terdapat banyak sekali tempat/alat penangkapan ikan dan rawa-rawa yang tumbuh oleh pohon api-api.
Saya menemukan istilah yang sama untuk nama pohon tsb ketika saya mengunjungi daerah pertambakan ikan di propinsi Banten - Jawa Barat.

Sumber: www.bagansiapiapi.net

Jumat, 15 Oktober 2010

Format Penilaian PPL UIR


Pedoman  Pelaksanaan  PPL FKIP UIR


FORMAT PENILAIAN LAPORAN PPL
MAHASISWA FKIP UIR PEKANBARU

NAMA MAHASISWA                     :
NIM                                                    :
PRODI                                                :
TEMPAT PPL                                                :

NO
ASPEK YANG DINILAI
NILAI (N)
(SKALA 1-100)
BOBOT (B)
N X B
1
Sistematika Penulisan

1

2
Penggunaan bahasa

3

3
Kelengkapan isi

4

4
Kelengkapan lampiran

2

Jumlah

10


Nilai Laporan = ∑N x B
                               10


Pekanbaru,......Oktober 2010
Dosen Pembimbing
                                   



………………..
                       







Pedoman  Pelaksanaan  PPL FKIP UIR


NILAI AKTIVITAS  MAHASISWA PPL
FKIP UIR PEKANBARU

NAMA MAHASISWA                     :
NIM                                                    :
PRODI                                                :
TEMPAT PPL                                                :

NO
JENIS KEGIATAN
NILAI (RENTANG 0 – 100)
Baik Sekali
Baik
Sedang
Kurang
Kurang Sekali
1
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan akademik non-teaching





2
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan extrakurikuler





3
Kehadiran dan kedisiplinan mahasiswa





4
Kretvitas mahasiswa dan kemampuan bersosialisasi





Jumlah



(N)
Rata-rata (N/4)





Kriteria penilaian:
Nilai Huruf Nilai Angka
Baik Sekali    = 76-100
Baik               = 66-75
Sedang           = 56-65
Kurang           =46-55
Kurang sekali = 0-45


Pekanbaru,………………………..2010
Guru Pamong



(…………………..)








Pedoman  Pelaksanaan  PPL FKIP UIR

PENILAIAN HARIAN
PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN
 FKIP UIR PEKANBARU

NAMA MAHASISWA                     :
NIM/JURUSAN                                 :
TEMPAT PPL                                                :
PENAMPILAN KE                           :
HARI/TANGGAL                             :
NO
ASPEK YANG DIAMATI
SKOR
1
Pra Pembelajaran


1.      Kesiapan Diri (kerapian, kebersihan)
1   2   3    4    5

2.      Kesiapan ruang, alat, dan media pembelajaran
1   2   3    4    5

3.      Kesiapan perencanaan tertulis
1   2   3    4    5

SKOR PRA PEMBELAJARAN

2
Membuka Pembelajaran


4.      Kesesuaian kgatn apersepsi dengan materi
1   2   3    4    5

5.      Memotivasi siswa
1   2   3    4    5

6.      Menyampaikan kompetisi dasar
1   2   3    4    5

SKOR MEMBUKA PEMBELAJARAN

3
Kegiatan Inti


7.      Penguasaan Materi
1   2   3    4    5

8.      Pengusaan dan penggunaan Bahasa Indonesia
1   2   3    4    5

9.      Sistematika penyajian /runtut materi yng disajikan
1   2   3    4    5

10.  Kesesuaian Metode/ pendekatan dgn materi
1   2   3    4    5

11.  Penguasaan keterampilan bertanya
1   2   3    4    5

12.  Penguasaan keterampilan menjawab
1   2   3    4    5

13.  Penguasaan keterampilan membuka dan menutup pelajaran
1   2   3    4    5

14.  Kemampuan menguasai kelas
1   2   3    4    5

15.  Kemampuan Mengorganisir siswa
1   2   3    4    5

16.  Kemampuan suasana yang menyenangkan
1   2   3    4    5

SKOR KEGIATAN INTI

4
Penutup


17.  Kemampuan menyimpulkan
1   2   3    4    5

18.  Kemampuan melakukan evaluasi ketuntasan
1   2   3    4    5

19.  Kesusaian waktu dan materi
1   2   3    4    5

20.  Keberlanjutan dengan pertemuan yang akan datang
1   2   3    4    5

SKOR PENUTUP  


Kriteria Penilaian                                             TOTAL SKOR =

A= 80 S.D 100
CATATAN

B= 60 S.D 79

C= 40 S.D 59 (Mengulang Ujian)

D= 20 S.D 39 (Dibimbing Dan Mengulang)

E= 0 S.D 19 (Mengulang Dari Awal)
Pekanbaru,………………….2010
                    Guru Pamong                                                           Dosen Pembimbing



                   (                        )                                                       (                             )
Pedoman  Pelaksanaan  PPL FKIP UIR

PENILAIAN HARIAN
PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN
 FKIP UIR PEKANBARU

NAMA MAHASISWA                     :
NIM/JURUSAN                                 :
TEMPAT PPL                                                :
PENAMPILAN KE                           :
HARI/TANGGAL                             :
NO
ASPEK YANG DIAMATI
SKOR
1
Pra Pembelajaran


1.      Kesiapan Diri (kerapian, kebersihan)
1   2   3    4    5

2.      Kesiapan ruang, alat, dan media pembelajaran
1   2   3    4    5

3.      Kesiapan perencanaan tertulis
1   2   3    4    5

SKOR PRA PEMBELAJARAN

2
Membuka Pembelajaran


4.      Kesesuaian kgatn apersepsi dengan materi
1   2   3    4    5

5.      Memotivasi siswa
1   2   3    4    5

6.      Menyampaikan kompetisi dasar
1   2   3    4    5

SKOR MEMBUKA PEMBELAJARAN

3
Kegiatan Inti


7.      Penguasaan Materi
1   2   3    4    5

8.      Pengusaan dan penggunaan Bahasa Indonesia
1   2   3    4    5

9.      Sistematika penyajian /runtut materi yng disajikan
1   2   3    4    5

10.  Kesesuaian Metode/ pendekatan dgn materi
1   2   3    4    5

11.  Penguasaan keterampilan bertanya
1   2   3    4    5

12.  Penguasaan keterampilan menjawab
1   2   3    4    5

13.  Penguasaan keterampilan membuka dan menutup pelajaran
1   2   3    4    5

14.  Kemampuan menguasai kelas
1   2   3    4    5

15.  Kemampuan Mengorganisir siswa
1   2   3    4    5

16.  Kemampuan suasana yang menyenangkan
1   2   3    4    5

SKOR KEGIATAN INTI

4
Penutup


17.  Kemampuan menyimpulkan
1   2   3    4    5

18.  Kemampuan melakukan evaluasi ketuntasan
1   2   3    4    5

19.  Kesusaian waktu dan materi
1   2   3    4    5

20.  Keberlanjutan dengan pertemuan yang akan datang
1   2   3    4    5

SKOR PENUTUP  


Kriteria Penilaian                                             TOTAL SKOR =

A= 80 S.D 100
CATATAN

B= 60 S.D 79

C= 40 S.D 59 (Mengulang Ujian)

D= 20 S.D 39 (Dibimbing Dan Mengulang)

E= 0 S.D 19 (Mengulang Dari Awal)
Pekanbaru,………………….2010
                    Guru Pamong                                                           Dosen Pembimbing


                   (                        )                                                       (                             )
*) Guru Pamong dan Dosen Pembimbing
Pedoman  Pelaksanaan  PPL FKIP UIR


NILAI PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN
  MAHASISWA FKIP UIR PEKANBARU

NAMA MAHASISWA                     :
NIM                                                    :
PRODI                                                :
SEKOLAH TEMPAT PPL                :
NO
ASPEK YANG DIAMATI
NILAI GURU PAMONG
NILAI DOSEN PEMBIMBING
1
SKOR PRA PEMBELAJARAN


2
SKOR MEMBUKA PEMBELAJARAN


3
SKOR KEGIATAN INTI


4
SKOR PENUTUP  







TOTAL NILAI
(A)
(B)

RATA-RATA NILAI= ( A + B)/ 2 =




Kriteria Penilaian

A = 76 s.d 100

Nilai Huruf

B = 66 s.d 75


C = 56 s.d 65

D = 46 s.d 55 (Mengulang Ujian)

E = 0 s.d 45 (mengulang dari awal)

Pekanbaru,………………….2010
    Diketahui oleh                                        Guru Pamong                                     Dosen Pembimbing
    Kepala Sekolah





   (                       )                                       (                        )                                   (                             )
            
*) dibuat Rangkap 3 (2 untuk Fakultas, dan 1 untuk sekolah




Pedoman  Pelaksanaan  PPL FKIP UIR


NILAI PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN
  MAHASISWA FKIP UIR PEKANBARU

NAMA MAHASISWA                     :
NIM                                                    :
PRODI                                                :
SEKOLAH TEMPAT PPL                :
NO
ASPEK YANG DIAMATI
NILAI (N)
BOBOT (B)
N x B
1
Nilai Praktik

5

2
Nilai Laporan

3

3
Nilai Aktivitas

2


JUMLAH NILAI

10

          Nilai = ∑ N x B
                           10

A = 76 s.d 100

NILAI HURUF

B = 66 s.d 75


C = 56 s.d 65

D = 46 s.d 55 (Mengulang Ujian)

E = 0 s.d 45 (mengulang dari awal)

Pekanbaru,………………….2010
    Diketahui oleh                                                                             Dosen Pembimbing
    Dekan FKIP UIR



   (                             )                                                                       (                             )        
 *) Lampirkan Hasil Penilaian Ujian dan Hasil Penilaian Laporan serta Hasil Penilaian Aktivitas